Tampilkan postingan dengan label alternatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alternatif. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 November 2008

Pengobatan Thalasemia

Pengobatan Thalasemia

Di Indonesia, tidak banyak orang yang paham apa yang dimaksud dengan penyakit thalasemia. Padahal terdapat ratusan ribu orang pembawa sifat thalasemia yang bisa diturunkan kepada anak mereka.

Thalasemia memang merupakan penyakit yang diturunkan atau genetik, suatu kelainan darah yang terdapat di banyak negara di dunia, terutama pada orang-orang yang berasal dari daerah Laut Tengah, Timur Tengah, atau Asia.

Sampai saat ini penyakit thalasemia belum dapat disembuhkan. Agar tetap dapat bertahan hidup, penderita thalasemia harus menjalani transfusi darah setiap bulan.
Di Indonesia setidaknya ada sekitar 5.000 penderita thalasemia mayor yang terdata. Belum lagi yang tidak terdaftar atau tidak dapat mengakses layanan kesehatan. Pusat Thalasemia RSCM misalnya, setiap bulan melayani 1.200 pasien. Setiap hari, tidak kurang dari 100 pasien menjalani transfusi darah.

Namun kabar baik, baru-baru ini diperkenalkan inovasi dalam pengobatan bagi penderita thalasemia berupa obat oral pengikat besi, yaitu deferasirox, yang dikelurkan Novartis.
“Pengobatan oral dalam bentuk tablet itu secara klinis terbukti efektif mengurangi kelebihan zat besi pada pasien usia dua tahun ke atas,” dr. Farica Kartawidjaja, Product Manager, Oncology PT Novartis Indonesia.

Deferasirox, kata dr. Farica, saat ini merupakan satu-satunya obat pengikat zat besi yang dibuat dalam bentuk minuman yang dikonsumsi satu kali sehari, dimana tablet tersebut bisa dilarutkan dalam jus buah atau air. Selama ini pengobatan yang ada berbentuk infus yang harus digunakan oleh penderita selama 8-12 jam per hari, 5-7 hari seminggu. Sebagai akibatnya, banyak pasien yang kemudian menghentikan terapi pengikatan besi ini, sehingga berisiko mengalami efek keracunan zat besi yang berlebih dalam darah.

Deferasirox telah mendapat persetujuan di Indonesia dan telah dibahas manfaatnya untuk pasien dalam temu ilmiah di Bangkok yang dihadiri lebih dari 100 pakar kesehatan dari kawasan Asia Pacifik. Deferasirox sudah mendapatkan persetujuan Food and Drug Administration (FDA) di Amerika dan di Swiss oleh Swiss Agency for Therapeutic Products (Swissmedic).

Pengikatan besi dalam darah penting untuk menghindari komplikasi yang dapat mengakibatkan kematian akibat kelebihan zat besi pada pasien yang menerima transfusi darah secara terus menerus karena menderita penyakit-penyakit seperti thalassemia, penyakit anemia sickle cell, atau anemia yang jarang ditemukan dan sindrom mielodisplastik.

Berdasarkan studi terkini yang dimuat dalam jurnal kedokteran edisi 1 Mei, hasil dari studi internasional menunjukkan bahwa deferasirox efektif mengurangi kelebihan zat besi pada pasien usia dua tahun ke atas. Uji klinis dilakukan dengan metode acak multi-centre pada 586 pasien yang menderita kelebihan zat besi dalam darah dimana deferasirox dibandingkan dengan pengobatan standar yang digunakan saat ini yaitu terapi infus deferoxamine.

Studi tersebut juga menyebutkan antara lain, deferasirox menunjukkan manfaat yang setara dengan deferoxamine; Dosis dapat disesuaikan dengan tujuan dari terapi (mempertahankan atau mengurangi LIC dan asupan zat besi). LIC, adalah ukuran akumulasi zat besi di dalam hati, merupakan indikator banyaknya zat besi pada pasien yang menerima transfusi darah).

Deferasirox menurunkan serum ferritin, yaitu sebuah jenis pengukuran lain untuk melihat kandungan zat besi dalam tubuh. Pada orang dewasa maupun anak-anak usia minimal dua tahun, deferasirox dapat ditolerir dengan baik.

Tentang Kelebihan Zat Besi dan Pengikatan Zat Besi

Kelebihan zat besi merupakan akibat transfusi darah berulang, dimana akumulasi zat besi merupakan konsekwensi yang tidak dapat dihindari dari transfusi darah dan dapat mengancam nyawa. Kelebihan zat besi dapat terdeteksi pada orang yang telah menerima 20 unit darah. Pada banyak pasien, kebutuhan transfusi dapat terjadi seumur hidup. Pada kasus yang tidak terdiagnosa atau tidak diobati, kelebihan zat besi dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan hati, jantung dan kelenjar hormon.

Tubuh tidak memiliki mekanisme alami untuk membuang kelebihan zat besi, sehingga proses pengikatan besi digunakan sebagai pengobatan yang efektif untuk kelebihan zat besi yang disebabkan oleh transfusi. Pada proses pengikatan zat besi, obat akan mengikat zat besi yang terdapat pada tubuh dan jaringan dan membantu membuangnya melalui urin dan atau kotoran. Sampai dengan saat ini, deferoxamine merupakan standar pengobatan lini pertama di hampir seluruh negara di dunia bagi kelebihan zat besi yang disebabkan oleh transfusi darah. Walaupun deferoxamine dianggap efektif selama ini, namun karena cara pemberiannya yang kurang menyenangkan, banyak pasien yang tidak secara optimal menjalani terapi ini, sehingga berisiko pada bahaya kelebihan zat besi.

Kamis, 31 Juli 2008

Tips mengatasi tumit pecah-pecah

Tumit pecah-pecah selalu menjadi masalah bagi kaum wanita. Untuk itu mulai dari sekarang lakukanlah perawatan pada kaki anda dan lakukanlah menjelang anda tidur. Dengan cara :

1. Siapkan air hangat, kemudian tambahkan garam ke dalam air hangat. Setelah itu rendam kaki anda ke dalam air hangat tersebut. Sebelum kaki anda direndam bersihkan dahulu.

Kemudian redamlah kaki anda 10 hingga 15 menit. Fungsinya akan mengagkat kulit-kulit kering, selain itu juga garam dapat menghilangkan rasa lelah pada kaki.

2. Gosoklah tumit anda yang pecah-pecah dengan batu apung atau penghalus kaki khusus. Alat ini dapat mengupas kulit kering pada tumit anda.

3. Setelah itu balurkan foot scrub gel secara merata pada tumit anda. lakukanlah dengan pijatan ringan. Kemudian bersihkan dan keringkan dengan handuk.

4. Jika kaki sudah kering, oleskan losion yang mengandung pelembab untuk menghaluskan dan melembabkan kaki. Jangan lupa di iringi dengan pemijatan ringan. Agar kaki terasa lebih segar oleskan losionyang mengandung mentol.

5. Agar kelembapan tumit tetap terjaga kenakanlah kaus kaki lembut sebelum anda tidur

Minggu, 20 Juli 2008

Ramuan untuk madan lesu

Tubuh lemah(lesu) dan pegal adalah kondisi badan yang tidak normal karena kehabisan tenaga setelah berkativitas atau karena penyakit cacing tambang atau penyakit lainnya tonikum untuk itu ingin tahu ramuan yang dipakai untuk meningkatkan stamina dan vitalitas.
ini dia obat nya:

1.Buah Kapulaga 5 butir, direbus dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas setelah dingin airnya diminum sekaligus
2.DAun kemangi, dimakan sebagai lalap, selain untuk mengurangi badan lesu juga baik untuk menghlangkan bau badan.
3.Herba krokot segar 9-13 gram, direbus dengan air 3 gelas hingga tersisa 1 gelas setelah dingin airnya diminum sekaligus.

obatnya diminum secara teratur ya! semoga cepat sembuh

Senin, 14 Juli 2008

Mencegah Migren Anda

Migren memang hanya datang sewaktu-waktu, tapi saat migren menyerang penderita tak hanya merasakan nyeri pada kepala tapi terkadang disertai mual dan muntah. Menyeimbangkan antara gaya hidup dan obat-obatan disebut sebagai cara terbaik untuk mengendalikan penyakit yang lebih banyak menyerang perempuan ini.

Migren terjadi karena pembuluh darah di leher atau kepala kejang sehingga aliran darah ke otak berkurang. Ada beberapa faktor yang diduga memicu timbulnya serangan migren, yakni stres, makanan, hormon, serta obat.

Saat ini sudah tersedia obat yang bisa menghilangkan derita migren. Namun dalam situs mayoclinic disebutkan gaya hidup seseorang juga berpengaruh untuk mencegah dan mengurangi migren. Singkatnya, kombinasi antara obat dan gaya hidup adalah cara paling efektif untuk mengatasi penyakit sakit kepala sebelah ini.

Berikut beberapa tips yang layak Anda coba untuk menghindari serangan migren:
- Istirahat di ruangan tenang
Penderita migren biasanya sensitif terhadap cahaya, kadang penglihatan ganda atau kabur. Matikan lampu di ruangan, lalu beristirahatlah. Pijat dengan lembut bagian kepala atau kening serta bagian leher agar pembuluh darah menjadi rileks.

- Tidur nyenyak
Faktor kurang tidur kerap kali menyebabkan migren. Oleh karena itu sangat penting untuk membuat jadwal tidur harian secara rutin.

- Perhatikan pola makan
Orang yang sering terlambat makan, serta makanan tertentu, seperti cokelat atau keju terkadang juga bisa menimbulkan migren. Demikian pula dengan alkohol.

- Olahraga teratur
Saat berolahraga, tubuh akan mengeluarkan senyawa kimia yang bisa menghambat sinyal sakit ke otak. Senyawa ini juga akan membantu kita mengatasi kecemasan dan depresi, dua hal yang membuat migren bertambah parah.

- Manajemen stres
Stres dan migren adalah dua hal yang saling berkaitan. Melakukan relaksasi dan menghindari stres sangat disarankan bagi penderita migren.

- Obat
Obat yang diduga mencetuskan serangan migren adalah obat jenis histamin, nitrogliserin, dan prostaglandin. Jika Anda termasuk "langganan" migren, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan tersebut.

Rabu, 11 Juni 2008

Manfaat Minum Kopi Bagi Kesehatan

1. Kafein yang terkandung didalam kopi adalah zat kimia yang berasal dari tanaman yang dapat menstimulasi otak dan sistem saraf. Kafein tergolong jenis alkaloid yang juga dikenal sebagai trimetilsantin. Selain pada kopi, kafein juga banyak ditemukan dalam minuman teh, cola, coklat, minuman berenergi (energy drink), cokelat, maupun obat-obatan.

aneka jenis kopi
aneka jenis kopi
2. Kafein membantu Anda untuk bisa berpikir lebih cepat. Cobalah mengkonsumsi kopi atau teh 15 menit atau 30 menit sebelum Anda melakukan wawancara pekerjaan atau memberikan presentasi pada atasan. Hasilnya mungkin akan cukup lumayan, karena kafein yang terdapat pada kopi atau teh terbukti mampu memberikan ’sinyal’ pada otak untuk lebih cepat merespon dan dengan tangkas mengolah memori pada otak.


3. Kafein mencegah gigi berlubang. Cobalah untuk meminum secangkir kopi hangat atau teh hangat sesaat setelah Anda mengkonsumsi cookies, cake coklat yang lezat, permen rasa buah atau sepotong roti manis. Joe Vinson, Ph.D., dari University of Scranton menjelaskan bahwa kafein yang terdapat dalam minuman ini ternyata sangat tangguh memberantas bakteri penyebab gigi berlubang.



4. Kafein mengurangi derita sakit kepala. Penelitian menemukan kafein yang terdapat dalam kopi atau teh (dalam jumlah tertentu) sanggup menolong mengobati sakit kepala. Menurut Seimur Diamond, M.D., dari Chicago’s Diamond Headache Clinic. Penderita migrain dalam kategori ringan dapat disembuhkan dengan secangkir kopi pekat atau secangkir black tea. Jadi, sebelum mengkonsumsi obat cobalah dulu sembuhkan sakit kepala Anda dengan minuman berkafein.

5. Kafein bisa melegakan napas penderita asma dengan cara melebarkan saluran bronkial yang menghubungkan kerongkongan dengan paru.

6. Kafein dapat membuat badan tidak cepat lelah, bisa melakukan aktifitas fisik lebih lama, di perkirakan karena kafein membuat “bahan bakar” yang dipakai otot lebih lama.

7. Kafein bisa meningkatkan rasa riang, membuat kita merasa lebih segar dan energik. Perempuan yang minum dua cangkir kopi atau lebih per hari dapat mengurangi risiko terkena pengeroposan tulang (osteoporosis).

8. Kopi dapat meningkatkan penampilan mental dan memori karena kopi dapat merangsang banyak daerah dalam otak yang dapat mengatur tetap terjaga, rangsangan, mood dan konsentrasi. Penelitian di Universitas Arizona ditemukan bahwa orang dewasa yang minum kopi sebelum test memori menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding mereka yang minum kopi tanpa kafein.

9. Kafein dapat menangkal radikal bebas dan menghancurkan molekul yang dapat merusak sel DNA.

10. Kafein juga melindungi jantung dan kanker.


11. Untuk mengurangi risiko mengidap diabetes mulailah meminum kopi
. Seseorang yang minum kopi lebih dari enam cangkir sehari berisiko rendah terserang diabetes dibanding dengan orang yang tidak minum kopi sama sekali. Demikian simpulan sebuah riset skala besar yang dilakukan pada 80 ribu orang selama 18 tahun di AS.

12. Parkinson jarang ditemukan pada orang yang minum kopi secara teratur. Sebuah riset menyimpulkan penyakit ini justru ditemukan pada pria yang tidak minum kopi tiga kali lebih banyak daripada pria penikmat kopi.

13. Minum kopi membuat sperma “berenang” lebih cepat dan mampu meningkatkan kesuburan pria.
Hal ini diumumkan para ilmuwan Brasil dalam pertemuan “American Society for Reproductive Medicine” di San Antonio, dimana pembicaraan utama berkisar pada efek obat-obatan terhadap kesuburan kaum adam.

Ok, kopi mania, rasanya manfaat di atas makin memperkuat keyakinan Anda untuk tetap mengkonsumsi kopi kan. Yang penting harus di ingat, porsinya tetap dalam batas kewajaran. Karena sesuatu yang berlebihan pasti tidak baik untuk kesehatan. Selamat menikmati kopi ! (lily)

Mengurangi Lingkaran Hitam

- Masak dua cangkir air hingga panas, tapi jangan sampai mendidih.

- Masukan kain lembut ke air tersebut hingga hangat saat disentuh tangan.

- Lalu tempelkan kain ke mata selama 15 menit.

- Setelah 15 menit pindahkan, tepuk-tepuk ringan kulit kelopak mata yang telah kering, lalu oleskan krem mata.

Alternatif lain untuk menyejukan mata: potong tipis kentang dan letakan di mata selama beberapa menit. Kentang mengandung enzym dan pigmen pencerah kulit yang dapat pula mengurangi lingkaran hitam di sekitar mata.

Tempe Cegah Penuaan & Kanker Payudara

Tempe yang dikenal sebagai makanan kelas rendah ternyata mrmiliki berbagai macam kandungan dalam tempe mempunyai nilai obat, seperti antibiotika untuk menyembuhkan infeksi dan antioksidan pencegah penyakit degeneratif.

Rujukan pertama mengenai tempe ditemukan pada tahun 1875. Bahkan dalam manuskrip serat Centini telah ditemukan kata tempe. Hal ini menunjukkan bahwa makanan tradisonal ini sudah dikenal sejak berabad-abad lalu, terutama dalam tatanan budaya makan masyarakat Jawa, khususnya di Yogyakarta dan Surakarta. Selanjutnya teknik pembuatan tempe menyebar ke seluruh Indonesia, sejalan dengan penyebaran masyarakat Jawa yang bermigrasi ke seluruh penjuru Tanah Air.

Saat ini tempe telah merambah ke lima benua. Melalui Belanda, tempe telah populer di Eropa sejak tahun 1946. Pada tahun 1984 sudah tercatat 18 perusahaan tempe di Eropa, 53 di Amerika, dan 8 di Jepang. Di beberapa negara lain, seperti Cina, India, Taiwan, Sri Lanka, Kanada, Australia, Amerika Latin, dan Afrika, tempe sudah mulai dikenal di kalangan terbatas.

Produsen Terbesar
Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia. Sebanyak 50 persen dari konsumsi kedelai Indonesia dilakukan dalam bentuk tempe, 40 persen tahu, dan 10 persen dalam bentuk produk lain (seperti tauco, kecap, dan lain-lain). Konsumsi tempe rata-rata per orang per tahun di Indonesia saat ini diduga sekitar 6,45 kg.

Perhatian yang begitu besar terhadap tempe sebenarnya telah dimulai sejak zaman pendudukan Jepang di Indonesia. Pada saat itu, para tawanan perang yang diberi makan tempe terhindar dari disentri dan busung lapar.

Kini telah diketahui bahwa tempe sebagai makanan tradisional berpeluang dan berpotensi untuk digunakan melawan radikal bebas, sehingga dapat menghambat proses penuaan dan mencegah terjadinya penyakit degeneratif (aterosklerosis, jantung koroner, diabetes melitus, kanker, dan lain-lain). Selain itu tempe juga telah diketahui mengandung zat antibakteri penyebab diare, penurun kolesterol darah, pencegah penyakit jantung, hipertensi, dan lain-lain.

Semua Umur
Komposisi gizi tempe baik kadar protein, lemak, dan karbohidratnya tidak banyak berubah dibandingkan dengan kedelai. Namun, karena adanya enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kapang tempe, maka protein, lemak, dan karbohidrat pada tempe menjadi lebih mudah dicerna di dalam tubuh dibandingkan yang terdapat dalam kedelai. Oleh karena itu, tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia), sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur.

Dibandingkan dengan kedelai, terjadi beberapa hal yang menguntungkan pada tempe. Secara kimiawi hal ini bisa dilihat dari meningkatnya kadar padatan terlarut, nitrogen terlarut, asam amino bebas, asam lemak bebas, nilai cerna, nilai efisiensi protein, serta skor proteinnya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa zat gizi tempe lebih mudah dicerna, diserap, dan dimanfaatkan tubuh dibandingkan dengan yang ada dalam kedelai. Ini telah dibuktikan pada bayi dan anak balita penderita gizi buruk dan diare kronis.

Dengan pemberian tempe, pertumbuhan berat badan penderita gizi buruk akan meningkat dan diare menjadi sembuh dalam waktu singkat. Pengolahan kedelai menjadi tempe akan menurunkan kadar raffinosa dan stakiosa, yaitu suatu senyawa penyebab timbulnya gejala flatulensi (kembung perut).

Mutu gizi tempe yang tinggi memungkinkan penambahan tempe untuk meningkatkan mutu serealia dan umbi-umbian. Hidangan makanan sehari-hari yang terdiri dari nasi, jagung, atau tiwul akan meningkat mutu gizinya bila ditambah tempe.

Sepotong tempe goreng (50 gram) sudah cukup untuk meningkatkan mutu gizi 200 gram nasi. Bahan makanan campuran beras-tempe, jagung-tempe, gaplek-tempe, dalam perbandingan 7:3, sudah cukup baik untuk diberikan kepada anak balita.

Sumber Vitamin B
Selama proses fermentasi tempe, terdapat tendensi adanya peningkatan derajat ketidakjenuhan terhadap lemak. Dengan demikian, asam lemak tidak jenuh majemuk (polyunsaturated fatty acids = PUFA) meningkat jumlahnya.

Dalam proses itu asam palmitat dan asam linoleat sedikit mengalami penurunan, sedangkan kenaikan terjadi pada asam lemak oleat dan linolenat (asam linolenat tidak terdapat pada kedelai). Asam lemak tidak jenuh mempunyai efek penurunan terhadap kandungan kolesterol serum, sehingga dapat menetralkan efek negatif sterol di dalam tubuh.

Dua kelompok vitamin yang terdapat pada tempe, yaitu larut air (vitamin B kompleks) dan larut lemak (vitamin A, D, E, dan K). Tempe merupakan sumber vitamin B yang sangat potensial.

Jenis vitamin yang terkandung dalam tempe antara lain vitamin B1 (thiamin), B2 (riboflavin), asam pantotenat, asam nikotinat (niasin), vitamin B6 (piridoksin), dan B12 (sianokobalamin). Vitamin B12 aktivitasnya meningkat sampai 33 kali selama fermentasi, riboflavin naik sekitar 8-47 kali, piridoksin 4-14 kali, niasin 2-5 kali, biotin 2-3 kali, asam folat 4-5 kali, dan asam pantotenat 2 kali lipat.

Vitamin B12 kenaikannya paling mencolok pada pembuatan tempe, sehingga menjadi satu-satunya sumber vitamin yang potensial dari bahan pangan nabati. Vitamin ini tidak diproduksi oleh kapang tempe, tetapi oleh bakteri kontaminan seperti Klebsiella pneumoniae dan Citrobacter freundii.

Keberadaan vitamin B12 dalam tempe sangat istimewa. Vitamin B12 umumnya terdapat pada produk-produk hewani, tetapi tidak dijumpai pada makanan nabati (sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian).

Vitamin B12 sangat diperlukan dalam pembentukan sel-sel darah merah. Kekurangan vitamin ini mengakibatkan terjadinya anemia pernisiosa. Gejala yang ditimbulkan dari gangguan ini adalah pucat, sakit perut, dan berat badan menurun.

Kadar vitamin B12 dalam tempe berkisar antara 1,5 sampai 6,3 mikrogram per 100 gram tempe kering. Jumlah ini telah dapat mencukupi kebutuhan vitamin B12 seorang per hari. Dengan adanya vitamin B12 pada tempe, para vegetarian tidak perlu merasa khawatir akan kekurangan vitamin B12, sepanjang mereka melibatkan tempe dalam menu hariannya.

Tempe bukan saja sebagai sumber protein, tetapi juga mengandung mineral makro dan mikro dalam jumlah yang cukup. Kapang tempe dapat menghasilkan enzim fitase yang akan menguraikan asam fitat (yang mengikat beberapa mineral) menjadi fosfor dan inositol.

Dengan terurainya asam fitat, mineral-mineral tertentu (seperti besi, kalsium, magnesium, seng) menjadi lebih tersedia untuk dimanfaatkan tubuh. Jumlah mineral zat besi, tembaga, dan seng berturut-turut adalah 9,39, 2,87, dan 8,05 mg setiap 100 gram tempe. Dengan mengonsumsi tempe secara teratur akan menghindarkan seseorang dari anemia akibat kekurangan zat gizi besi.

Cegah Kanker Payudara
Di dalam tempe juga ditemukan suatu zat antioksidan dalam bentuk isoflavon. Seperti halnya vitamin C, E, dan karotenoid, isoflavon juga merupakan antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikal bebas.

Radikal bebas adalah atom atau molekul yang mempunyai satu atau lebih elektron tidak berpasangan, sehingga sangat reaktif dan dapat menyebabkan tumor, kanker, penuaan, dan kematian sel. Radikal bebas dapat berasal dari makanan sehari-hari yang kita makan atau reaksi yang terjadi di dalam tubuh. Adanya antioksidan dalam makanan akan mencegah terbentuknya radikal bebas tersebut.

Dalam kedelai terdapat tiga jenis isoflavon, yaitu daidzein, glisitein, dan genistein. Pada tempe, di samping ketiga jenis isoflavon tersebut juga terdapat antioksidan faktor II (6,7,4 trihidroksi isoflavon) yang mempunyai sifat antioksidan paling kuat dibandingkan dengan isoflavon dalam kedelai.

Antioksidan ini disintesis pada saat terjadinya proses fermentasi kedelai menjadi tempe oleh bakteri Micrococcus luteus dan Coreyne bacterium.

Penelitian yang dilakukan di Universitas North Carolina, Amerika Serikat, menemukan bahwa genestein dan phytoestrogen yang terdapat pada tempe ternyata dapat mencegah kanker prostat dan payudara.

Penuaan (aging) merupakan suatu proses yang secara normal terjadi di dalam tubuh. Proses penuaan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu gizi, radikal bebas, sistem kekebalan tubuh, dan sebagainya. Proses penuaan dapat dihambat bila dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari mengandung antioksidan yang cukup.

Mengingat tempe merupakan sumber antioksidan yang baik, konsumsinya dalam jumlah cukup secara teratur dapat mencegah terjadinya proses penuaan dini. Jadi dapat dikatakan bahwa makan tempe membuat awet muda. (Prof. DR. Ir. Made Astawan, MS. Dosen Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi, IPB)