Tampilkan postingan dengan label tokoh kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tokoh kesehatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Agustus 2008

PAKAR kECANTIKAN


Kecantikan amat berkait erat dengan kondisi kesehatan. Demikian pendapat Sonia Wibisono, seorang dokter yang juga dikenal sebagai model iklan dan presenter di layar kaca.
"Kecantikan tidak bisa datang tanpa tubuh yang sehat. Karenanya, kalau kita mau cantik, kita harus menjaga kesehatan dengan bergaya hidup sehat," katanya.
Meski berprofesi sebagai dokter, nama Sonia Wibisono lebih dikenal sebagai seorang model, baik untuk majalah wanita atau iklan untuk beberapa produk.
"Tapi saya masih tetap praktik. Kalau syuting siang hari, praktiknya malam. Kalau syuting sore atau malam, praktik pagi," ungkapnya.
Memiliki wajah cantik dan penampilan trendy, ibu satu anak inipun kerap diundang menjadi pembicara dalam seminar kecantikan.
"Sebagai seorang perempuan kecantikan adalah sesuatu yang diidam-idamkan. Nah, banyak orang bingung bagaimana agar terlihat cantik. Padahal caranya mudah saja, bergaya hidup sehat saja. Cukup itu," ungkapnya.
Baru-baru ini, Sonia berkesempatan mewawancarai pakar kecantikan yang dikenal di dunia, Howard Murad di kantor pusat Murad, Los Angeles, AS.
"Mewawancarai dokter spesialis kecantikan yang dikenal di seantero dunia itu adalah pengalaman berharga bagi saya," ungkap perempuan kelahiran 11 Oktober 1977 itu.
Inilah.com berkesempatan bertemu Sonia untuk berbincang berbagai hal, baru-baru ini.
Apa kabar? Makin cantik dan bugar saja nih kelihatannya?
Alhamdulillah. Ya sebagai seorang perempuan saya memang ingin selalu terlihat segar dan cantik. Kalau akhirnya Anda mengatakan saya cantik dan bugar, itu berarti keinginan saya berhasil. Kecantikan dan kebugaran itu saya dapatkan dengan menerapkan pola hidup sehat. Makanan dan minuman dijaga, tidak pernah keluar malam, selalu rutin berolahraga.
Selain itu, hidup ini harus selalu berpikiran positif, tidak pernah dengki dan iri pada orang. Insya Allah, kecantikan dan kebugaran akan datang. Kalau perawatan di salon, ya tetap perlulah. Tapi itu hanya faktor pembantu saja, utamanya ya tetap dari dalam diri.
Kecantikan Anda mendatangkan berkah, ya?
Ya tadinya sih saya ingin cantik untuk diri sendiri saja, juga untuk suami. Tapi, alhamdullilah, setelah itu ada rezeki lain. Orang mempercayai saya menjadi model, baik untuk pemotretan ataupun iklan, juga presenter.
Meski memang mungkin karena saya dokter, maka tawaran yang datang berkait kesehatan, misalnya untuk foto-foto majalah atau rubrik kesehatan, memberikan konsultasi kesehatan, atau iklan produk kesehatan.
Baru-baru ini Anda dapat kesempatan mewawancarai pakar kecantikan yang terkenal di dunia, doktor Murad. Dalam rangka apa?
Saya mendapatkan kehormatan karena mendapatkan kesempatan langsung mewawancarai pakar dematology yang sudah dikenal di dunia kecantikan. Dari wawancara itu, saya banyak belajar dan mendapatkan pengetahuan soal perawatan kulit agar tetap sehat, sehingga tetap terlihat selalu muda dan cantik.
Wawancara itu kelak untuk transfer teknologi, mengetahui dan mempelajari berbagai perkembangan terbaru dan termodern perawatan dan terapi kulit di Amerika.
Saya berkesempatan mewawancarai beliau selama dua hari. Doktor Murad dikenal sering menemukan bahan-bahan natural terbaru untuk peremajaan kulit (anti aging), dan kecantikan.
Di AS, Anda juga berbicara di Perkumpulan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia?
Ya benar. saya juga diminta bicara di perkumpulan pelajar dan mahasiswa indonesia di Amerika, mengenai antitembakau (Sonia juga dikenal sebagai anggota WITT, Wanita Indonesia Tanpa Tembakau) dan antiseks bebas. Seperti diketahui, sekarang banyak sekali generasi muda bangsa Indonesia yang mengenyam pendidikan universitas di AS. Mereka sengaja dilepas oleh orang tua mereka, agar belajar mandiri dan transfer teknologi.
Tetapi tentu saja tranfer kebudayaan tidak dapat dielakkan. yang penting bagaimana mereka tetap bisa mendapatkan pendidikan dan pengetahuan yang luas dan tinggi, tetapi bisa tetap menjunjung tinggi kebudayaan indonesia, dan terbebas dari segala risiko seks bebas (risiko penyakit menular seksual, aids, hepatitis B, kegagalan perkawinan, cacat keturunan), narkoba (HIV, AIDS, Hepatitis B, dan berbagai penyakit) dan tembakau (ketergantungan, kanker, berbagai penyakit).
Saya berpendapat generasi muda kita harus diajak bergaya hidup sehat. Karena tanpa generasi muda yang pintar tetapi sehat, mustahil Indonesia bisa berkembang pesat mengalahkan negara-negara lain di asia.
Anda pernah membuka layanan konsultasi kecantikan lewat sms. Apa yang mendorong Anda?
Perkembangan teknologi harus kita gunakan dong. kini banyak orang sibuk, tetapi mereka memunyai masalah dan ingin berkonsultasi. Ya via sms jalan cepatnya. Dan terbukti cukup banyak orang berkonsultasi melalui layanan sms ini.
Berkait teknologi, saya dalam waktu dekat akan membuat web yang berisi info terlengkap tentang kesehatan dan rumah sakit di Indonesia. [L1]

Minggu, 20 Juli 2008

MAK EROT

Mak Erot sedang melayani pasiennya.Mak Erot adalah Ratu yang paling terkenal di Indonesia. Ia memiliki kuasa untuk mengaplikasikan viagra kepada alat kelamin manusia untuk memberikan efek kedepan

Sejarah
Nama asli dari Mak Erot adalah Makhovinovich Erotechka. Ia dilahirkan pada tahun 1920 di Vladivostok, Rusia dan berimigrasi ke Indonesia pada tahun 1942 dengan menyelundupkan diri dalam kapal perang milik Jepang. Pada saat perjalanannya di dalam kapal perang, terjadi penyerangan terhadap kapal tersebut di pulau Seribu dan Mak Erot di tahan oleh para gerilyawan nasional. Setelah ia membuktikan ketergunaannya bagi para lelaki pejuang tersebut Mak Erot diperbolehkan tinggal disana.
Dikarenakan panjang lidah orang Indonesia yang pada umumnya lebih pendek, orang Indonesia sangat kesulitan menyebut nama aslinyasehingga mereka menyingkatnya dengan nama Mak Erot. Ketika proses naturalisasinya sebagai WNI pada tahun 1950 Makhovinovich Erotechka secara resmi mengganti namanya menjadi Mak Erot.

Biaya
Biaya praktek Mak Erot bervariasi tergantung seberapa besar "efek depan" yang anda inginkan. Apabila efek depannya hanya untuk memuaskan istri satu malam guna menambah uang jajan maka biayanya hanya sebatas film porno Miyabi saja. Bagi penari-penari striptease homo yang membutuhkan efek depan itu untuk waktu yang cukup lama sekitar 2-57 tahun, pelayanan mak erot harus dibayar dengan air kembang tujuh rupa dan menginap di kamar bersama Mak Erot selama 7 hari 7 datang bulan. Penginapan ini mempunyai resiko yang sangat tinggi karena apabila pada jangka waktu itu Mak Erot kumat ada kemungkinan alat kelamin anda yang menjadi bayaran.
Mitos
Mitos yang berkembang di masyarakat modern adalah untuk mempertahankan efek kedepan dan efek kesamping, maka para pengikut Mak Erot disyaratkan untuk:
Tidak memakan pisang emas.
Tidak memakan bangkai.
Tidak meminum larutan H2SO4.
Tidak melakukan hubungan badan dengan Roy Suryo.
Tidak melakukan hubungan badan dengan istri-istri Brimob pada khususnya dan istri-istri anggota Kepolisian pada umumnya. Pelanggaran syarat yang satu ini dapat menyebabkan cacat permanen, keterbelakangan mental sampai kematian yang mengenaskan.
Orang-Orang yang Telah Pergi ke Mak Erot
Tom Cruise
Arnold Suasanaseger
Ian Kaselek
Amingwati
Tukul Arwana (Tapi yang diurus bibirnya)
Kamu
Suami-suami Maria Ozawa
Gus Pur
Sam Pek
ADMIN TOLOL PEDIA
[sunting] Orang-Orang yang Perlu Untuk Pergi ke Mak Erot
Roy Suryo
Yahya Zaini
Al Amin Nur Nasution
Semua penghuni Gedung DPR
George W. Bush
Bill Gates (karena Microsoft)
Jimbo Wales
Ibumu
Bapakmu

Senin, 14 Juli 2008

Elizabeth Blackwell, Biografi Singkat Tentang Dokter Perempuan Pertama

Article image

(5210 bytes)
Elizabeth Blackwell (3 Februari 1821 – 31 Mei 1910), Perempuan pertama di Dunia yang berhasil memperoleh gelar M.D.

Oleh Eko Cahyadi (Mahasiswa FK UII Angkatan 2004)

Tulisan ini juga dimuat di buletin FULDFK wil. Jateng-DIY

Pernah nonton film seri “Jewel in the Palace” ?? tentu saja rata-rata dari kita pernah menonton film yang mengisahkan tentang Dae Jang Geum, Tabib perempuan pertama dari kerajaan Dinasti Joseon di Korea, dan tahukah kalau cerita itu benar-benar terjadi? Nah bagaimana kalau dokter modern perempuan pertama didunia, adakah kita mengetahuinya?? barangkali terpikir untuk mengetahuinya pun tidak ya??

Isu masalah gender yang terjadi pada akhir abad ke-19 ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia, di negara Eropa dan Amerika yang kala itu sudah mengalami kemajuan berbagai bidang pun ternyata masih meributkan masalah gender. Di bidang kedoktean hal ini dibuktikan dengan belum adanya anak perempuan yang dapat atau diperbolehkan berkuliah di sekolah-sekolah kedokteran di Amerika Serikat. Namun beruntunglah ternyata ada juga kartini kedokteran yang bernama Elizabeth Blackwell yang telah berhasil mengilhami dan membuktikan bahwa ternyata ilmu kedokteran yang masih didominasi oleh kaum laki-laki juga dapat dipraktikkan oleh kaum perempuan.

3 Februari 1821 telah lahir perempuan pertama yang kelak melakukan praktik kedokteran di amerika serikat, dengan gelar dokter (disana disebut Doctor of Medical). Dia lahir di Bristol, Inggris, anak ketiga dari sembilan bersaudara yang lahir dari seorang penyuling gula yang saat itu sudah sanggup memberikan pendidikan pada anak-anaknya. Pada tahun 1831, keluarganya pindah ke AS, dan mendirikan usaha penyulingan di kota New York. Setelah kematian ayahnya dia mengambil karir sebagai guru. Namun karena lebih menginginkan berpraktik dibidang kedokteran dia tinggal dirumah seorang dokter dan menggunakan sepanjang waktunya mempelajari literatur kedokteran dari perpustakaan sang dokter.

Setelah merasa mempunyai bekal ilmu untuk mendaftar sekolah kedokteran, Blackwell mencoba peruntungannya mendaftar di beberapa sekolah kedokteran yang terkemuka di AS tapi ditolak semua. Akhirnya dia pun mencoba mendaftar di sekolah kedokteran yang lebih kecil, termasuk Geneva College di New York (sekarang now Hobart and William Smith Colleges). Dia diterima disana --secara kebetulan, karena sekolah itu membuat sebuah taruhan, dan mahasiswa disana mengira itu hanya sebuah tipuan atau lelucon-- dan menantang para profesor dan mahasiswa bahwa dia bisa menyelesaikan pendidikannya. Kenyataan membuktikan dia bisa bertahan dan selalu mendapat peringkat pertama dikelasnya. Pada 23 Januari 1849, dia berhasil disumpah menjadi perempuan pertama yang mendapat M.D. (gelar dokter disana) dan menjadi dokter perempuan dunia yang pertama.

Setelah lulus, dia melanjutkan studi di paris dan london, dan kembali ke New York pada tahun 1851. Namun, lagi-lagi masalah gender kembali diributkan. Semua rumah sakit menolak mempekerjakannya sebagai dokter (mungkin karena kebanyakan para dokternya laki-laki semua yang merasa tersaingi oleh kehadiran dokter perempuan, seperti filmnya Jang Geum). Tidak mau putus asa dia mendirikan balai pengobatan sendiri di daerah miskin NY pada tahun 1857. Balai tersebut bernama “New York Infirmary for Indigent Women and Children” (Rumah Sakit New York Untuk Perempuan Dan Anak Miskin). sekarang bernama "New york Infirmary"
Pada saat perang sipil amerika pecah, dia masih melatih para perawat dan pada tahun 1868 dia mendirikan sekolah kedokteran di balai pengobatannya yang secara formal mendidik dan melatih para perempuan menjadi dokter.

Belum puas dengan perjuangannya di AS. Blackwell juga berniat ingin melanjutkan perjuangannya dan kembali di Eropa. Akhirnya pada tahun 1869 dia menyerahkan kepengurusan sekolah kedokteran tersebut pada Emily, adiknya yang juga dahulu juga mengalami nasib yang sama yaitu ditolak dan dicela berkali-kali karena mencoba mendaftar di sekolah kedokteran. Blackwell kembali ke inggris dan disana bersama dengan Florence Nightingale, seorang temannya, dia membuka “London School of Medicine for Women”, sekolah kedokteran khusus untuk para wanita. Blackwell juga menjadi dokter pertama yang tercatat di Inggris melalui UK Medical Register. Dia pensiun pada umur 86 tahun dan tidak pernah menikah. Hasil jerihpayahnya berhasil membuktikan bahwa kemampuan perempuan di bidang kedokteran sama dengan para laki-laki, dan dia berhasil menghapus anggapan pada saat itu bahwa secara alamiah dan bakat perempuan ditakdirkan menjadi perawat saja. Hal itu terbukti sampai sekarang di indonesia dengan Menkes-nya yang sekarang adalah juga perempuan.

Kehidupannya yang luar biasa di abadikan dalam otobiografi, Pioneer Work in Opening the Medical Profession to Women (1895). Ketika meninggal dia di makamkan di daerah terpencil di skotlandia.

Minggu, 15 Juni 2008

Al-Razi, Dokter Muslim Pertama Yang Paling Terkenal Di Seluruh Dunia

Al-Razi adalah termasuk salah seorang dokter pertama yang terkenal di dunia, terutama terkenal di kalangan kesehatan dunia. Ia pertama kali mendapatkan ilmu pengetahuan mengenai batu dalam ginjal dan kemudian ditulisnya dalam buku. Demikian pula mengenai batu dalam air seni (kencing batu). Ia juga merupakan dokter pertama yang mendapatkan ilmu tentang penyakit anak-anak dan kemudian penyakit ini dimasukkan dalam cabang tersendiri dalam ilmu kedokteran. Kemudian ia pula yang pertama menulis buku tentang hal ini.
Al-Razi juga merupakan dokter pertama di dunia yang mendapatkan cara diagnosis penyakit cacar dengan memeriksa mata pasien. Ia pun mengarang buku mengenai penyakit ini yang telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, terutama bahasa latin pada tahun 1565 M. Buku itu sudah dicetak sampai 40 kali pada tahun 1866. dari sinilah namanya dikenal oleh orang Barat sebagai tokoh kesehatan terbesar di abad pertengahan. Sebuah bukunya lagi bernama: "Al-Khawi" mengenai kesehatan, terdiri dari 20 jilid, merupakan sebuah ensiklopedi di fakultas kedokteran di Barat selama beberapa abad. Dalam buku tersebut diterangkan bagaiman cara-cara pengobatan dari Yunani, India, Arab dan Persia. selain itu buku ini juga telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin pada tahun 1279 dengan nama " Contiucuos".
Kehebatan dokter Al-Razi yang lain adalah dia merupakan dokter pertama yang mengetahui bahwa emosi amat berpengaruh bagi kesehatan. Karena itu ia berkata: "Kewajiban seorang dokter ialah memberikan kesan pada pasien bahwa penyakitnya dalah enteng dan akan segera sembuh".Dengan perkataan ini, maka diharapkan pasien akn dapat berangsur pulih kesehatannya. Al-Razi juga merupakan dokter pertama yang mengetahui bahwa kesan alunan musik akan membantu mengurangi rasa sakit pada pasien. Ia pula yang pertama kali menggunakan hewan sebagai percobaan, yaitu kera (monyet) sebagai hewan percobaannya. Kehebatan yang terakhir dari dokter Al-Razi adalah ia orang pertama kali yang menemukan pengobatan bagi orang pingsan dengan cara mempercepat aliran darah. Suatu hari dia menemukan orang yang jatuh pingsan, ia berhenti dan lalu menepuk-nepuk kedua kaki orang itu dengan keras. Akhirnya, si sakit itu bisa sadar karena peredaran darahnya telah berjalan lancar akibat tepukan-tepukan itu.
Demikianlah profil dari Al-Razi yang dikenal oleh dunia Barat sebagai seorang dokter sangat terkenal dalam ilmu pengobatan dunia. Selain menjadi seorang dokter, ia juga seorang ahli musik. Ia juga menjadi seorang Guru Besar di sebuah universitas di Baghdad. Ia dilahirkan di Teheran, tahun 860 M. Namanya yang sebenarnya adalah Abu bakar Muhammad bin Zakaria Ar-Razi. Orang Barat menyebutnya dengan Arrazes. Begitu banyak buku-bukunya yang beramnfaat bagi dunia medis dan sampai kini masih dipergunakan oleh Fakultas Kedokteran di negara-negara Barat. Pada akhir hidupnya, ia buta dan wafat pada usia 64 tahun di tahun 924 M. Beliau adalah contoh sosok manusia besar yang seluruh hidupnya didedikasikan bagi dunia kemanusiaan. Patut dicontoh dan ditiru.

Rabu, 11 Juni 2008

Penemu Senyawa Saraf

Sir Henry Hallet Dale, peraih Nobel Kedokteran bersama Otto Loewi tahun 1936 ini berhasil menemukan senyawa yang berperan dalam transmisi saraf (neurotransmitter). Zat transmisi yang disebut acetylcholine ini berfungsi sebagai penyampai pesan kimia dari rangsangan yang diterima ujung saraf.

Selain itu, acetylcholine merupakan senyawa penting dalam mengatur organ-organ tubuh. Perut, hati, kelenjar keringat, pembuluh darah dan kelenjar limpa merupakan sebagian organ yang diaturnya. Kekurangan senyawa kimia ini bisa mengurangi konsentrasi dan daya ingat seseorang. Zat ini juga berperan dalam mengontrol irama otot, dorongan dan emosi.

Berkat stimulus dari acetylcholine ini kemudian otot bisa digerakkan. Pesan yang dibawa acetylcholine kemudian akan diterjemahkan oleh saraf cholinoceptive. Zat nikotin dan musskarin akan menguraikan pesan yang ditangkap saraf ini. Bila zat nikotin yang membaca pesan tersebut maka akan merangsang otot rangka, saraf simpatik dan parasimpatik, sedangkan bila muskarin maka akan merangsang persimpangan antara posganglion dengan saraf parasimpatik dan organ sasarannya.

Sir Henry Hallet Dale lulus dari Fakultas Kedokteran pada 1909 di Universitas Cambridge. Karir penelitiannya diawali sebagai farmakologis di Wellcome Physiological Research Laboratories pada 1904. Sepuluh tahun kemudian, ia bergabung di Medical Research Council dan sejak 1928 sampai dengan 1942 menjabat sebagai direktur di National Institute for Medical Research dana mulai menemukan senyawa acetylcholine tersebut.

Dale juga merupakan orang pertama yang mengidentifikasi senyawa histamine dalam jaraingan hewan dan mempelajari dampak fisiologis histamin termasuk kaitannya dengan alergi dan reaksi anaphylatic. Dale kemudian menjabat sebagai presiden di Royal Society dan ketua dari (selama Perang Dunia II) di Scientific Advisory Committee. Berkat sumbangannya dia dianugerahi gelar Kesatriaan tahun 1932 dan memperoleh Order of Merit tahun 1944.

Ia menikah dengan Ellen Harriet Hallet, sepupu pertamanya tahun 1904. Putri pertamanya, Alison Sarah menikah dengan Lord Todd, pemenang Nobel Kimia 1957. Penulis buku Adventures in Physiology dan An Autumn Gleaning yang lahir 9 Juni 1875 ini akhirnya tutup usia tahun 1968. edy can